Beranda | Artikel
Nasihat Bagi Yang Memotong dan Menampilkan Video Kajian Para Ustadz
Rabu, 20 Februari 2019

Silahkan disebarkan video dan potongan video kajian saya (Raehanul Bahraen) dengan syarat, dan mohon sangat diperhatikan:
1. Mohon tidak menimbulkan debat dan keributan atau kontroversi
2. Mohon tidak menampilkan potongan video yang menyebut tokoh, organisasi atau nama tertentu
3. Mohon tidak untuk dijual dan kepentingan bisnis, tapi disebar agar bisa diakses gratis

Saya ucapkan jazakumullahu khaira sudah mau menyebarkan video kami dengan niat yg ikhlas

Tertanda
Raehanul Bahraen

Selebihnya silahkan baca nasehat dari tulisan sahabat saya ustadz Yulian Purnama berikut:

# Nasehat kepada pengelola channel Youtube dan editor video di sosmed

Dalam menyampaikan sesuatu yang kita anggap baik, janganlah serampangan. Ada adab dan kaidahnya yang perlu diperhatian seorang da’i yang mengajak pada kebaikan.

Syaikh Sulaiman Ar Ruhaili dan juga para ulama lain mengatakan bahwa seseorang yang ingin menyampaikan sesuatu yang dianggap baik perlu meninjau dua hal:

1. Apakah yang akan disampaikan itu shahih dan benar? Sesuai dengan dalil dan pemahaman para salaf?

2. Apakah akan berdampak baik jika disampaikan?

Maka andaikan yang akan disampaikan itu benar dan shahih, perlu melihat apakah baik jika di sampaikan?

Sebenarnya sudah lama kami melihat fenomena channel-channel youtube yang tidak mengindahkan hal ini, mungkin karena terlalu semangat dalam mendakwahkan sunnah, atau kurang berkonsultasi dengan para asatidzah, atau kurangnya pemahaman yang benar dalam manhaj dakwah.

Sehingga ditemukan pada channel-channel tersebut potongan-potongan ceramah para asatidz yang:
– dikesankan sangat sangar dalam dakwahnya
– dikesankan sedang berkonfrontasi dengan asatidz sunnah yang lain
– dikesankan aktifitasnya hanya membid’ahkan dan mengkafirkan

misalnya:
– potongan ceramah yang menyebutkan amalan A dan B adalah bid’ah atau kufur tanpa disebutkan penjelasan dan dalil, karena memang itu sesi tanya jawab singkat dan audiensnya para thullabul ilmi, maka ini tidak sebaiknya di publish ke publik. Kecuali tanya jawab yang disertai penjelasan dan dalil-dalil.
– potongan ceramah yang mengkritik tokoh atau amalan kelompok tertentu yang dipotong hanya pada bagian kritikan pedasnya saja, tanpa menyertakan penjelasan dalil-dalil dan penjelasan ulamanya
– potongan ceramah tanya jawab mengenai aktifitas dakwah asatidz sunnah yang lain. Yang seperti ini tidak perlu dipublish ke publik sehingga terkesan para asatidz sedang saling berkonfrontasi dan orang awam tidak dapat faidah apa-apa dari video semacam ini.

Memotong video ceramah asatidzah sunnah, asalnya baik, namun jangan serampangan dan sembarangan. Perlu disertai sikap bijak, teliti, dan dilandasi ilmu. Lebih bagus lagi konsultasikan dengan ahli ilmu.

Seandainya antum adalah pengelola channel youtube, atau kenal salah satunya, tolong sampaikan hal ini.

Baarakalahu fiikum.
[Ditulis oleh ustadz Yulian Purnam Hafidzahulah]


Artikel asli: https://muslimafiyah.com/nasihat-bagi-yang-memotong-dan-menampilkan-video-kajian-para-ustadz.html